Monday, December 20, 2010

Why I like SAKURA (사쿠라)???



Sakura is also known as Cherry Blossom. Its flowers are nearly pure white, and tinged with the palest pink, especially near the stem. They bloom and usually fall within about a week, before the leaves come out. Therefore, the trees look nearly white from top to bottom.



This video about the views of sakura flowers.Enjoy it : D


Other than that,I like the name Sakura because I love to watch anime Naruto & Cardcaptor Sakura.In the Naruto movie,I like Sakura Haruno character. She is very cute & cool...hehe : )
In the CardCaptor Sakura,I like Sakura Kinomoto character. She also cute,active & responsible. Sakura also has her own designer,which is her good friend,Tomoyo.





Sakura Haruno & her friends!!!

-------------------------------------------------------------------------------------


Sakura with her family & friends!!!



Cute & sweet couple forever!!!

p/s: I hope one day there will be someone who will take me to Korea @ Japan to see the sakura flower closer and I can take picture as memories.

Monday, November 29, 2010

BFF selamanya


>DULU< Time sekolah!!!



>SEKARANG< Time msk U dah!!!

> Lagu nie dituju khas untuk korang [SHERIN,SYAZ & AREEN]...
> Thank for being my good good friends!!! <3<3<3
> Semoga korang terharu....hehee :''')





Kau Kawan,Sahabat dan Teman

Ketika mula bertemu
Terasa bagai telah lama bersua
Kau sambut hulur tanganku
Bertegur sapa penuh mesra

Masa terus berlalu
Dan kita tetap seiringan berjalan
Menempuh onak liku
Lalui semua suka dan duka bersama

Biarlah apapun rahsia
Dan kelemahanmu tetap engkau temanku

Riangnya saat kita ketawa
Asyik senda dan bercerita
Walau sesekali pandangan kita berbeza
Andainya tetap serupa

Adakalanya kita juga saling terluka
Namun di akhirnya kita tetap bersama

Dan kini dipisahkan dua benua
Saling mengejar cita
Tak pernah kulupakan
Detik yang indah bersamamu temanku

Huuuu....aaaaa.....

(ulang dari mula)

Ku pasti suatu masa
Engkau dan aku kan bertemu semula
Kembali menjalinkan detik nan indah
Untuk kenangan bersama

Jika belum siap, Cintai ia dalam DIAM...

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ...karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..

karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.. menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..

karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt. pilihkan untukmu ...

ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan ALi ?yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah

karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya ?

dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,biarkan ia tetap diam ...

jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ...

biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ...




# Semoga kita mempunyai jodoh dgn org yg kita cintai secara diam... : D

Monday, November 22, 2010

I'm just too shy... [Just a story]





(10th grade)
As I sat there in English class, I stared at the girl next to me. She was my so called "best friend". I stared at her long, silky hair, and wished she was mine. But she didn't notice me like that, and I knew it. After class, she walked up to me and asked me for the notes she had missed the day before and handed them to her. She said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I wanted to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.

(11th grade)
The phone rang. On the other end, it was her. She was in tears, mumbling on and on about how her love had broke her heart. She asked me to come over because she didn't want to be alone, so I did. As I sat next to her on the sofa, I stared at her soft eyes, wishing she was mine. After 2 hours, one Drew Barrymore movie, and three bags of chips, she decided to go to sleep. She looked at me, said "thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.

(Senior year)
The day before prom she walked to my locker. My date is sick" she said; he's not going to go well, I didn't have a date, and in 7th grade, we made a promise that if neither of us had dates, we would go together just as "best friends". So we did. Prom night, after everything was over, I was standing at her front door step. I stared at her as she smiled at me and stared at me with her crystal eyes. I want her to be mine, but she isn't think of me like that, and I know it. Then she said "I had the best time, thanks!" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.

(Graduation Day)
A day passed, then a week, then a month. Before I could blink, it was graduation day. I watched as her perfect body floated like an angel up on stage to get her diploma. I wanted her to be mine, but she didn't notice me like that, and I knew it. Before everyone went home, she came to me in her smock and hat, and cried as I hugged her. Then she lifted her head from my shoulder and said, "you're my best friend, thanks" and gave me a kiss on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.

(A Few Years Later)
Now I sit in the pews of the church. That girl is getting married now. I watched her say "I do" and drive off to her new life, married to another man. I wanted her to be mine, but she didn't see me like that, and I knew it. But before she drove away, she came to me and said "you came!". She said "thanks" and kissed me on the cheek. I want to tell her, I want her to know that I don't want to be just friends, I love her but I'm just too shy, and I don't know why.

(Funeral)
Years passed, I looked down at the coffin of a girl who used to be my "best friend". At the service, they read a diary entry she had wrote in her high school years. This is what it read: I stare at him wishing he was mine, but he doesn't notice me like that, and I know it. I want to tell him, I want him to know that I don't want to be just friends, I love him but I'm just too shy, and I don't know why. I wish he would tell me he loved me! `I wish I did too...` I thought to my self, and I cried.





**ini sekadar satu cerita,tidak melibatkan org yg masih hidup @ yg telah meninggal
dunia...harap maklum... : )

Friday, November 12, 2010

Exam suDah hAbisss!!!!! SeronOkk nye....

Nie gmbr ombak pantai kat dpn UiTM Dungun....syok gler...hehe





Nie hadiah dr JPK DUYUNG,KARAH & KAPAS...tq <3<3


p/s:x sabar nak balik kuantan!!!! ^_^

Thursday, October 21, 2010

PeTua MenCuci HaTi


1. Dirikan solat dan banyakkan berdo'a – Ini adalah salah satu kaedah yang sungguh berkesan. Semasa berdo'a turut katakan "Ya,Allah jadikan hatiku bersih"

2. Selawat keatas Nabi Muhammad s.a.w paling minima 100 X sebelum tidur – Ini merupakan satu pelaburan yang mudah dan murah. Disamping dosa-dosa diampunkan, otak tenang, murah rezeki, orang sayangkan kita dan mencetuskan semua perkara kebaikan.

3. Solat taubat – Selain daripada memohon keampunan, dapat mencuci hati dan menenangkan minda.

4. Membaca Al-Quran – Selain dapat mencuci hati juga menenangkan jiwa, penyembuh, penenang, terapi. Sekurang- kurangnya bacalah "Qulhu-allah" sebanyak 3X.

5. Berma'af-ma'afan sesama kawan setiap hari.

6. Bisikan kepada diri perkara yang positif – Jangan sesekali mengkritik, kutuk diri sendiri, merendah-rendahkan kebolehan diri sendiri.katakan lah "Aku sebenarnya......(perkara yang elok-elok belaka)

7. Program minda/cuci minda – Paling baik pada waktu malam sebelum tidur, senyum, pejam mata, katakan di dalam hati : "Ya, Allah cuci otak aku, cuci hatiku, esok aku nak jadi baik, berjaya, ceria, bersemangat, aktif, positif". Menurut kajian psikologi, apa yang disebut sebelum tidur dapat dirakamkan sepanjang tidur sehingga keesokan harinya – cubalah!!

8. Berpuasa – Sekiranya dalam berpuasa terhindar dari melakukan perkara-perkara kejahatan.

9. Mengingati mati – Sekiranya hendak melakukan sesuatu kejahatan, tidak sampai hati kerana bimbang akan mati bila- bila masa.

10. Kekalkan wuduk.

11. Bersedekah.

12. Belanja orang makan.

13. Jaga makanan – jangan makan makanan yang shubhah.(diragui halal dan haramnya.)

14. Berkawan dengan ulama'.

15. Berkawan dengan orang miskin (menginsafi.)

16. Pesan pada orang, jadi baik.

17. Menjaga pacaindera (mata, telinga, mulut dan lain-lain)

+++ Diolah oleh pakar motivasi Datuk Dr. Haji Fadzilah Kamsah

Friday, May 14, 2010

Jom Kahwin!!!


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


Mengapa perlu berkahwin???

Persoalan di atas adalah soal pokok terutamanya mereka yang akan berkahwin, 'bercouple', dan juga kepada mereka yang tidak mahu berkahwin samada takut, risau, serta alasan yang lain. (Kecuali mereka yang mempunyai penyakit yang boleh mendatangkan bahaya atau kecacatan kepada pasangan seperti HIV, AIDS, sopak dan kusta. Serta mereka yang mempunyai sikap yang jahat, tidak mahu/mampu memberi nafkah kepada isteri, mahu mendera dan membalas dendam ke atas isteri/suami).

Perkahwinan sebenarnya adalah untuk menyahut seruan fitrah manusia yang telah difitrahkan oleh ALlah. Manusia mempunyai keinginan dan kehendak terutamnya di dalam persoalan seksual. Islam telah menetapkan jalan di mana perkahwinan sahajalah yang menjadi penyelesai masalah bagi memenuhi tuntutan tersebut.

Dari Abi Samrah r.a menyatakan :

Nabi melarang daripada hidup membujang.

(Riwayat at Tirmidzi dalam kitab perkahwinan, bab meninggalkan perkahwinan).

Saad bin Abi Waqqas r.a berkata :

"RasuluLLah telah menolak permohonan Osman bin Maz'un untuk hidup membujang. Kalaulah RasuluLlah membenarkannya nescaya kami akan mengembiri.

(Riwayat Muslim dlam Kitab Nikah, bab sunat berkahwinan bagi sesiapa yang berkeinginan, nombor 1402).

Di zaman ini, lihatlah, terdapat antara kita yang mempunyai keinginan tetapi disalurkan di jalan yang dimurkai ALLah. Ada yang menolak perkahwinan tetapi mereka tidak dapat membendung keinginan serta menjauhkan diri dari fitnah terhadap lelaki dan wanita. Ia sendiri tidak dapat menjaga diri dari anasir yang tidak elok. Akhirnya ada yang telah menghampiri kepada zina serta menjerumuskan diri di dalamnya. Anak-anak luar nikah dikandungnya, ada yang dibunuh, dibuang, dan juga dibela.

Ada juga yang mengatakan ingin sahaja membela anak angkat. Sayangnya di dalam Islam, anak angkat tidak pula dibolehkan mewarisi hartanya. Di masa tua pula, ia tetap juga merasa kesepian dan kelainan disebabkan anak yang dibela sejak kecil tetap bukan anak dari darah dagingnya sendiri.



Perkahwinan untuk melahirkan keturunan yang soleh dan berkualiti


Sabda RasuluLLah s.a.w yang bererti :

"Kahwinilah perempuan yang pengasih dan mampu melahirkan ramai anak kerana aku berbangga dengan umatku yang ramai pada hari kiamat.

(Riwayat Abu Daud dalam sunannya : KItab nikah, bab larangan daripada menikahi perempuan yang tidak boleh melahirkan anak, nombor 2050; An Nasai dalam kitab nikah, bab makruh mengahwini perempuan mandul, nombor 65/6)

Dengan jalan yang halal ini, maka ia dapat membentuk institusi kekeluargaan sekaligus institusi masyarakat Islam yang dipenuhi dengan generasi yang berkualiti. Jauh bezanya dengan anak yang lahir dari perbuatan zina. Mereka adalah generasi yang terbuang yang tidak mengenali sama sekali siapakah ibu dan ayah mereka. Mereka lahir dalam keadaan jiwa yang membenci dan dendam kepada kedua orang tuanya, masyarakat sekeliling dan manusia keseluruhannya.


Jiwa tenang dengan jalan pernikahan

Perkahwinan yang halal akan menghasilkan ketenangan dan ketenteraman. Firman ALLah ta'ala yang bererti :

"Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan dan rahmat-Nya bahawa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki,) isteri-isteri dari jenis kamu sendiri supaya kamu bersenang hati dan hidup kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir".

(Ar Rum :21)

Berapa ramai manusia yang menolak perkahwinan fikiran dan hatinya tidak berasa tenang, tiada teman untuk dikongsi masalah? Tidak dapat merasakan hubungan halal antara lelaki dan wanita melalui jalan perkahwinan? Fikiran sentiasa runsing dengan masalah-masalah yang tidak terluah yang mengegarkan jiwa dan fikiran, perasaannya tertekan, kemurungan lalu membawa kepada perasaan malu dan pesimis.


Perkahwinan meluaskan persaudaraaan dan membina prinsip kerjasama


Sebelum perkahwinan - kita akan fikir untuk hidup buat diri sendiri sahaja. Kurang bertanggungjawab dan kematangan dalam pengurusan hidup. Solat bersendirian, berdoa, tawa dan tangis juga berseorangan.

Sebelum berkahwin - tidak banyak ilmu yang ditimba untuk menjadikan diri sebagai individu Muslim yang dapat menjalankan tugas sebagai khalifah yang lebih sempurna. Kita tidak kenal istilah suami dan isteri, ibu dan bapa serta anak. Tidak juga mengetahui apa itu munakahat yang menyentuh tentang bab kekeluargaan seperti talaq, khuluq, hadonah (hak penjagaan anak), aqiqah dan sebagainya. Maka dengan jalan perkahwinan menjadikan diri bersiap sedia dengan ilmu untuk menguruskan sebuah keluarga. Seorang suami sebagai imam solat dan pemimpin, isteri sebagai teman dan pendokong kepada suaminya di kala susah dan senang.

Isteri akan membantu suami di dalam urusan seharian, makan pakainya, tempat tinggal dan anak-anak. Suami pula akan bersama di dalam mencari rezeki yang halal, mempertahankan, melindungi dan memelihara kehormatan isteri.

Dengan jalan halal yang telah digariskan oleh Islam, daerah persaudaraan akan semakin meluas. Saling kenal mengenali antara sesama dua keluarga yang telah disatukan di atas jalan ini. Ia akan melahirkan suatu ikatan baru dan saling berkasih sayang antara satu dengan yang lain.

Carilah saluran yang halal, dengan jalan perkahwinan dapat menjamin kesejahteraan masyarakat, menyebarkan kebaikan, penjagaan akhlak serta pengekalan keturunan manusia.

"Dan kahwinilah orang-orang bujang (lelaki dan perempuan) di antara kamu, dan orang soleh daripada hamba-hamba kamu, lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin, ALLah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari limpah kurnia-Nya, kerana ALlah amat luas (rahmat dan limpah kurnia-Nya), lagi amat mengetahui".

(An Nur : 32)




* Penulis adalah Ustaz Mohd Zul bin Roslan. Beliau merupakan salah seorang moderator agama iLuvislam.com. Artikel ini diambil dari blognya: DI SINI